roman-kraft-_Zua2hyvTBk-unsplash
Meta Platforms Inc telah mengumumkan bahwa akan menghentikan tab Berita Facebook di AS dan Australia pada awal April. Meski demikian, pengguna masih dapat melihat berita di feed mereka, dan penerbit masih dapat memposting tautan dan konten berita di halaman Facebook mereka

Dilaporkan oleh Bloomberg, Meta mengumumkan bahwa mereka akan mengakhiri fitur Facebook News di Amerika Serikat dan Australia, sebagai bagian dari usaha untuk beralih dari fitur-fitur yang berkaitan dengan berita. Walau fitur berita akan hilang dari Facebook di kedua negara ini, dalam postingan di blognya Meta menyatakan bahwa user Facebook di AS dan Australia akan tetap bisa melihat dan memposting link berita. Penerbit juga akan tetap memiliki akses ke akun dan halaman Facebook mereka untuk memposting berita dari perusahaannya sendiri, tanpa kerjasama dengan Meta.

Keputusan penghentian fitur tab berita di Facebook ini muncul ketika Meta saat ini tengah menghadapi tekanan dari anggota parlemen di seluruh dunia untuk memberikan kompensasi kepada para penerbit atas berita yang muncul di platformnya. Namun perusahaan media sosial ini sepertinya urung untuk menemui permintaan tersebut, karena semakin sedikit pengguna yang beralih ke Facebook untuk mendapatkan berita. Menurut data yang diposting di blognya, jumlah orang yang menggunakan Facebook News di Australia dan Amerika Serikat telah turun lebih dari 80% tahun lalu.

Meta juga telah menghindari membuat rekomendasi untuk posting tentang politik atau isu-isu politik, yang merupakan faktor lain yang berkontribusi terhadap pergeseran minat pengguna Facebook dari berita. Perusahaan ini sebelumnya berhenti mempromosikan konten berita untuk pengguna di Inggris, Jerman, dan Prancis.

Hilangnya fitur Facebook News diperkirakan tidak akan berdampak langsung pada kontrak yang sudah ada antara Facebook dan penerbit berita, setidaknya sampai kontrak tersebut berakhir. Namun, masih belum dapat dipastikan bagaimana perubahan ini akan mempengaruhi penerbit berita yang telah mengandalkan Facebook untuk lalu lintas dan pendapatan.

Ini bukan pertama kalinya Meta mengambil tindakan terkait konten berita di platformnya. Pada April 2021, perusahaan media sosial ini menghapus semua link ke konten berita di Facebook dan Instagram di Kanada untuk menghindari pembayaran di bawah Undang-Undang Penyiaran Online di negara tersebut. Langkah ini dikritik secara luas oleh penerbit berita dan anggota parlemen.

Penutupan tab Berita Facebook merupakan bagian dari tren yang lebih besar dari perusahaan media sosial untuk menjauh dari berita. Dalam beberapa tahun terakhir, ada kekhawatiran yang berkembang tentang peran platform media sosial dalam penyebaran informasi yang keliru dan menurunnya peran jurnalisme tradisional. Akibatnya, banyak perusahaan media sosial memikirkan kembali pendekatan mereka terhadap berita dan berfokus pada area lain, seperti e-commerce dan hiburan.

Tinggalkan Komentar Anda

Copyright © All rights reserved. | ChromeNews by AF themes.

Eksplorasi konten lain dari Technix.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca