image2
Error code 0x00000024 DRIVER_POWER_STATE_FAILURE adalah salah satu jenis blue screen of death (BSOD) yang dapat terjadi pada sistem Windows 10. Error ini biasanya disebabkan oleh masalah dengan driver perangkat yang terpasang pada sistem Anda.

Error code 0x00000024 DRIVER_POWER_STATE_FAILURE adalah salah satu jenis blue screen of death (BSOD) yang dapat terjadi pada sistem Windows 10. Error ini biasanya disebabkan oleh masalah dengan driver perangkat yang terpasang pada sistem Anda. Driver perangkat adalah perangkat lunak yang menghubungkan perangkat keras dengan sistem operasi. Driver perangkat yang bermasalah, usang, atau tidak kompatibel dapat menyebabkan konflik dengan sistem operasi dan menyebabkan error ini.

Penyebab Error Code 0x00000024 DRIVER_POWER_STATE_FAILURE

Error code 0x00000024 DRIVER_POWER_STATE_FAILURE biasanya terjadi ketika driver perangkat masuk ke mode sleep atau istirahat saat perangkat sedang digunakan. Biasanya, ketika hal ini terjadi, Windows akan mengirimkan perintah ke driver perangkat untuk membangunkannya. Namun, jika driver perangkat tidak merespons dalam waktu tertentu, Windows akan menampilkan layar biru dan mengulang sistem.

Error ini sering terjadi ketika Anda memulihkan sistem Anda dari mode hibernasi atau sleep, atau saat Anda memulai ulang sistem Anda. Error ini juga dapat terjadi karena adanya virus, malware, atau program jahat lainnya yang mengganggu driver perangkat atau file sistem. Selain itu, error ini juga dapat terjadi karena adanya kerusakan pada perangkat keras, seperti hard disk, RAM, atau motherboard.

Cara Mengatasi Error Code 0x00000024 DRIVER_POWER_STATE_FAILURE

Ada beberapa cara yang dapat Anda coba untuk mengatasi error code 0x00000024 DRIVER_POWER_STATE_FAILURE. Berikut adalah beberapa solusi yang dapat Anda coba:

Solusi 1: Memperbarui Driver Perangkat

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa apakah driver perangkat Anda sudah diperbarui atau tidak. Driver perangkat yang usang atau tidak kompatibel dapat menyebabkan error ini. Anda dapat memperbarui driver perangkat Anda secara manual atau otomatis.

Cara Memperbarui Driver Perangkat Secara Manual

Untuk memperbarui driver perangkat secara manual, Anda harus mengunjungi situs web produsen perangkat Anda dan mencari driver perangkat yang sesuai dengan model dan versi sistem operasi Anda. Anda harus mengunduh dan menginstal driver perangkat yang terbaru dan terbaik untuk perangkat Anda. Anda juga harus memastikan bahwa driver perangkat yang Anda instal adalah driver yang resmi dan aman.

Cara Memperbarui Driver Perangkat Secara Otomatis

Untuk memperbarui driver perangkat secara otomatis, Anda dapat menggunakan Windows Update, yang akan mencari dan menginstal driver perangkat yang cocok untuk sistem Anda. Anda juga dapat menggunakan alat pihak ketiga, seperti Driver Easy, yang akan memindai sistem Anda dan mengunduh dan menginstal driver perangkat yang benar untuk Anda.

Untuk menggunakan Windows Update, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Settings dengan menekan tombol Windows + I pada keyboard Anda.
  2. Klik Update & Security.
  3. Klik Windows Update pada panel kiri.
  4. Klik Check for updates pada panel kanan.
  5. Tunggu hingga Windows menemukan dan menginstal driver perangkat yang tersedia untuk sistem Anda.
  6. Setelah proses selesai, mulai ulang sistem Anda dan periksa apakah error masih muncul atau tidak.

Untuk menggunakan Driver Easy, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Unduh dan instal Driver Easy dari situs web resminya 1.
  2. Jalankan Driver Easy dan klik Scan Now.
  3. Tunggu hingga Driver Easy memindai sistem Anda dan menemukan driver perangkat yang bermasalah, usang, atau hilang.
  4. Klik Update All untuk mengunduh dan menginstal driver perangkat yang terbaru dan terbaik untuk sistem Anda. Anda juga dapat mengklik Update untuk mengunduh dan menginstal driver perangkat tertentu yang Anda inginkan.
  5. Setelah proses selesai, mulai ulang sistem Anda dan periksa apakah error masih muncul atau tidak.

Solusi 2: Mematikan Mode Hemat Daya

Langkah kedua yang dapat Anda coba adalah mematikan mode hemat daya. Mode hemat daya adalah fitur yang dapat menghemat daya baterai dengan mengurangi kinerja sistem dan mematikan beberapa perangkat saat tidak digunakan. Namun, mode hemat daya juga dapat menyebabkan driver perangkat masuk ke mode sleep dan menyebabkan error ini. Untuk mematikan mode hemat daya, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Settings dengan menekan tombol Windows + I pada keyboard Anda.
  2. Klik System.
  3. Klik Power & sleep pada panel kiri.
  4. Klik Additional power settings pada panel kanan.
  5. Pilih High performance atau Balanced sebagai rencana daya yang Anda inginkan. Hindari memilih Power saver atau rencana daya lain yang dapat mengurangi kinerja sistem.
  6. Klik Change plan settings di samping rencana daya yang Anda pilih.
  7. Klik Change advanced power settings.
  8. Cari dan perluas Sleep dan Allow hybrid sleep.
  9. Ubah pengaturan On battery dan Plugged in menjadi Off.
  10. Klik OK untuk menyimpan perubahan.
  11. Mulai ulang sistem Anda dan periksa apakah error masih muncul atau tidak.

Solusi 3: Memperbaiki File Sistem yang Rusak

Langkah ketiga yang dapat Anda coba adalah memperbaiki file sistem yang rusak. File sistem adalah file yang penting untuk menjalankan sistem operasi dan program. File sistem yang rusak dapat menyebabkan error ini. Anda dapat memperbaiki file sistem yang rusak dengan menjalankan perintah SFC (System File Checker) pada Command Prompt. Perintah SFC akan memindai dan memperbaiki file sistem yang rusak atau hilang.

Sebelum menjalankan perintah SFC, Anda harus mencadangkan sistem Windows Anda terlebih dahulu. Ini untuk memastikan bahwa jika memperbaiki file sistem menyebabkan sistem tidak dapat boot, Anda dapat melakukan pemulihan Windows 10 dengan aman.

Untuk menjalankan perintah SFC, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Command Prompt dengan menekan tombol Windows + X pada keyboard Anda dan memilih Command Prompt (Admin) atau Windows PowerShell (Admin).
  2. Ketik perintah berikut dan tekan Enter:
sfc /scannow
  1. Tunggu hingga perintah SFC selesai memindai dan memperbaiki file sistem yang rusak atau hilang. Proses ini dapat memakan waktu beberapa menit.
  2. Setelah proses selesai, mulai ulang sistem Anda dan periksa apakah error masih muncul atau tidak.

Solusi 4: Mengembalikan ke Versi Driver Perangkat Sebelumnya

Langkah keempat yang dapat Anda coba adalah mengembalikan ke versi driver perangkat sebelumnya. Jika Anda baru-baru ini memperbarui driver perangkat tertentu, terutama untuk kartu grafis atau Wi-Fi, kemungkinan besar itu adalah penyebab error ini. Anda dapat mengembalikan ke versi driver perangkat sebelumnya dengan menggunakan Device Manager. Untuk melakukan ini, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Device Manager dengan menekan tombol Windows + X pada keyboard Anda dan memilih Device Manager.
  2. Cari dan klik kanan pada perangkat yang driver perangkatnya ingin Anda kembalikan. Misalnya, jika Anda ingin mengembalikan driver perangkat untuk kartu grafis, klik kanan pada Display adapters dan pilih kartu grafis Anda.
  3. Pilih Properties.
  4. Klik tab Driver.
  5. Klik Roll Back Driver.
  6. Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan proses pengembalian driver perangkat.
  7. Setelah proses selesai, mulai ulang sistem Anda dan periksa apakah error masih muncul atau tidak.

Solusi 5: Mematikan Startup Cepat

Langkah kelima yang dapat Anda coba adalah mematikan startup cepat. Startup cepat adalah fitur yang dapat mempercepat proses booting sistem Windows 10 dengan menyimpan sebagian data sistem ke file hibernasi. Namun, startup cepat juga dapat menyebabkan error ini karena dapat mengganggu driver perangkat yang sedang berjalan. Untuk mematikan startup cepat, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Settings dengan menekan tombol Windows + I pada keyboard Anda.
  2. Klik System.
  3. Klik Power & sleep pada panel kiri.
  4. Klik Additional power settings pada panel kanan.
  5. Klik Choose what the power buttons do pada panel kiri.
  6. Klik Change settings that are currently unavailable.
  7. Hapus centang pada Turn on fast startup (recommended).
  8. Klik Save changes.
  9. Mulai ulang sistem Anda dan periksa apakah error masih muncul atau tidak.

Tinggalkan Komentar Anda

Copyright © All rights reserved. | ChromeNews by AF themes.

Eksplorasi konten lain dari Technix.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca