
Error code 0x00000077 memory management adalah salah satu jenis blue screen of death (BSOD) yang muncul ketika ada masalah dengan memori komputer Anda. Error ini biasanya menunjukkan bahwa ada kerusakan, ketinggalan zaman, atau ketidaksesuaian driver kartu video Anda. Error ini juga bisa disebabkan oleh RAM yang rusak atau hard drive yang bermasalah. Error ini sering terjadi saat menjalankan Windows 10/11, tetapi juga bisa muncul saat memulai atau mematikan sistem.
Apa Penyebab Error Code 0x00000077 Memory Management?
Penyebab utama error code 0x00000077 memory management adalah driver kartu video yang rusak, ketinggalan zaman, atau tidak cocok dengan sistem operasi Anda. Driver adalah perangkat lunak yang menghubungkan perangkat keras dengan sistem operasi. Jika driver tidak berfungsi dengan baik, maka perangkat keras tidak akan bisa berkomunikasi dengan sistem operasi, dan ini bisa menyebabkan error. Driver kartu video yang bermasalah bisa disebabkan oleh instalasi yang salah, virus, konflik dengan driver lain, atau kompatibilitas yang rendah12.
Penyebab lain yang mungkin dari error code 0x00000077 memory management adalah RAM yang rusak atau hard drive yang bermasalah. RAM adalah singkatan dari random access memory, yaitu tempat penyimpanan sementara data yang sedang diproses oleh CPU. Jika RAM mengalami kerusakan fisik atau kesalahan teknis, maka data yang disimpan di dalamnya bisa hilang atau rusak, dan ini bisa menyebabkan error. Hard drive adalah tempat penyimpanan permanen data yang bisa diakses oleh sistem operasi. Jika hard drive mengalami kerusakan fisik atau kesalahan logis, maka data yang disimpan di dalamnya bisa hilang atau rusak, dan ini bisa menyebabkan error34.
Bagaimana Cara Mengatasi Error Code 0x00000077 Memory Management?
Ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi error code 0x00000077 memory management. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda ikuti:
Langkah 1: Perbarui Driver Kartu Video Anda
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa dan memperbarui driver kartu video Anda. Anda bisa melakukannya dengan dua cara: secara manual atau secara otomatis. Cara manual membutuhkan Anda untuk mengunjungi situs web produsen kartu video Anda dan mencari driver terbaru yang sesuai dengan model dan sistem operasi Anda. Anda harus mengunduh dan menginstal driver tersebut dengan mengikuti petunjuk yang diberikan. Cara otomatis membutuhkan Anda untuk menggunakan perangkat lunak pihak ketiga yang bisa mendeteksi dan memperbarui driver Anda secara otomatis. Anda bisa menggunakan Driver Easy sebagai salah satu contoh perangkat lunak tersebut. Anda hanya perlu mengunduh dan menjalankan perangkat lunak tersebut, lalu klik Scan Now untuk memindai driver Anda. Setelah itu, Anda bisa klik Update All untuk memperbarui semua driver yang ketinggalan zaman atau rusak2.
Langkah 2: Jalankan Windows Memory Diagnostic
Langkah kedua yang bisa Anda lakukan adalah menjalankan Windows Memory Diagnostic, yaitu alat perbaikan Windows 10/11 yang bisa mendeteksi dan memperbaiki error memori. Anda bisa mengaktifkannya dengan cara berikut:
- Pilih bilah pencarian atau Cortana di taskbar Windows 10/11 dan ketik Windows Memory Diagnostic, lalu pilih Open.
- Pilih Restart now and check for problems (recommended) untuk memulai proses diagnosa.
- Komputer Anda akan dimulai ulang dan menjalankan tes memori. Proses ini bisa memakan waktu beberapa menit, tergantung pada jumlah dan kecepatan RAM Anda.
- Setelah tes selesai, komputer Anda akan dimulai ulang lagi dan menampilkan hasil tes di layar. Anda bisa melihat hasil tes lebih detail dengan membuka Event Viewer dan mencari Windows Logs > System > MemoryDiagnostics-Results3.
Langkah 3: Pindai Hard Drive Anda
Langkah ketiga yang bisa Anda lakukan adalah memindai hard drive Anda untuk mencari dan memperbaiki error. Anda bisa melakukannya dengan cara berikut:
- Buka File Explorer dan klik kanan pada drive yang ingin Anda periksa, lalu pilih Properties.
- Pilih tab Tools dan klik Check pada bagian Error checking.
- Klik Scan drive untuk memulai proses pemindaian. Proses ini bisa memakan waktu beberapa menit, tergantung pada ukuran dan kecepatan hard drive Anda.
- Setelah proses selesai, Anda akan melihat pesan yang memberitahu Anda apakah ada error yang ditemukan dan diperbaiki. Jika ada, Anda bisa mengulangi proses pemindaian untuk memastikan bahwa semua error telah diselesaikan4.






