
Mozilla, perusahaan dibelakang browser open source Firefox, umumkan pergantian kepemimpinan awal tahun ini. Laura Chambers, yang sebelumnya jadi wakil presiden senior produk dan teknologi di Mozilla, resmi gantikan Mitchell Baker sebagai CEO Mozilla mulai 1 Februari 2024. Baker, yang juga pendiri dan ketua Mozilla Foundation, masih jadi penasihat dan mentor buat Chambers.
Chambers punya pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang teknologi, termasuk di eBay, Airbnb, dan Google. Dia bergabung ke Mozilla tahun 2020 dan tangani pengembangan produk dan teknologi utama, seperti Firefox, Firefox Monitor, Firefox Send, dan Firefox Lockwise. Chambers bilang visinya buat Mozilla adalah “buat produk yang bikin orang bisa kontrol pengalaman online mereka, jaga privasi dan keamanan mereka, dan dorong inovasi di web”.
Tapi, Chambers mengakui Mozilla hadapin tantangan besar di pasar browser yang didominasi oleh raksasa teknologi seperti Google, Microsoft, dan Apple. Menurut data StatCounter, pangsa pasar Firefox secara global cuma sekitar 3,5% di Januari 2024, jauh di bawah Google Chrome (64,7%), Microsoft Edge (15,9%), dan Apple Safari (15,5%). Chambers mengatakan Mozilla harus meningkatkan kinerja, keterlibatan, dan loyalitas pengguna Firefox, serta kolaborasi sama komunitas open source dan mitra lainnya. “Kita harus terus inovatif dan beda, dan tawarkan nilai yang tidak bisa ditiru sama pesaing kita”, katanya.
Baker, yang sudah pimpin Mozilla sejak tahun 2005, bilang dia yakin Chambers adalah pilihan yang tepat buat gantikannya. “Laura punya kombinasi yang jarang ada antara visi, skill, dan semangat yang dibutuhin buat bawa Mozilla ke masa depan yang cerah”, katanya. Baker juga bilang dia akan tetap dukung dan bimbing Chambers sebagai penasihat dan mentor. “Saya sangat bangga dengan apa yang sudah kita capai bersama, dan saya tidak sabar untuk melihat apa yang akan dilakukan oleh Laura dan tim Mozilla selanjutnya”, katanya. [Fortune]





